Renungan 30 Jan 2011

Renungan 30 Jan 2011
Renungan 30 Jan 2011UNDANGLAH YESUS, DIA PASTI HADIR. Yohanes 2: 1 – 12 Cerita tentang kejadian di kota Kana, dimana Yesus merobah air menjadi anggur dicatat oleh Yohanes dan merupakan mujizat yang pertama dilakukan oleh Yesus di saat pesta perkawinan di kota Kana daerah Galilea. Pesta perkawinan adalah pesta yang penting dan tentunya terencana dengan baik, sehingga sangat sulit dibayangkan apabila ditengah-tengah acara terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan, seperti kekurangan anggur untuk undangan. Bagi orang Yahudi, anggur merupakan hal yang amat penting dalam acara pesta perkawinan. Yesus dan murid – muridNya diundang ke pesta perkawinan di Kana juga ibuNya, Maria. Dan tidak dijelaskan apa fungsi Ibu Yesus dan Yesus, namun yang jelas Ibu Yesus punya peranan yang penting. Hal itu dapat kita lihat pada ayat 3, dimana Maria cukup direpotkan oleh karena kehabisan anggur. Apapun peran dan kehadiran mereka disana pasti mereka tidak mengharapkan terjadinya kekacauan namun yang terjadi suatu kebaikan. Yang jelas Yesus diundang dan Yesus hadir ditempat itu, dan pasti yang punya hajatan tidak pernah menduga hal kekurangan itu terjadi, artinya tidak ada orang di dalam perjalanan hidup dan rumah - tangganya mengharapkan kekacauan, namun tidak juga diundang kadang terjadi juga hal yang tidak diingini, itulah kejadian yang kita hadapi. Itulah sebabnya sebelum segala sesuatunya berjalan atau dari mulai awal segala aktivitas kehidupan undanglah selalu Yesus di tempat dimana diingini, pasti Ia hadir tepat pada waktuNya. Perkataan Yesus kepada ibuNya:”….Saat-Ku belum tiba” tidak membuat Maria menjadi kecewa atau marah. Maria mengetahui bahwa Yesus hadir di tempat itu. Maria tetap percaya kepada Yesus dan mengatakan kepada para pelayan agar mereka melakukan apa yang diperintahkan oleh Yesus.. Dan para pelayan pun mendengarkan dan melaksanakan apa yang disuruh Sang Juruselamat itu, walaupun terasa aneh dengan mengisi tempayan dengan “air “. Sesuatu yang aneh, orang butuh anggur masa disuruh isi air, namun para pelayan menjalankan perintah Yesus dengan mengisi tempayan dengan air, sebab dengan penuh keyakinan akan ada jalan keluar. Semakin aneh lagi Yesus menyuruh untuk membagi – bagikan air itu kepada undangan. Air putih telah berubah menjadi anggur yang baik…. Akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang (ayat 10). Bapak/Ibu dan saudara-saudara yang seiman. Yang perlu adalah hanya datang kepada Yesus seperti Maria. Datang bersujud dan memohon kepada Yesus dengan percaya. Dalam situasi yang sulit itu, kita tidak mengetahui bagaimana caranya Allah dalam Yesus Kristus menolong kita. Tetap percaya walaupun tidak mengerti. Memang iman melampaui pengetahuan. Percaya bahwa Allah lebih tahu, lebih kuat dari diri kita untuk melakukan yang terbaik bagi hidup kita. Amin Selamat Minggu Ephifanias! Tuhan Yesus Memberkati. Oleh: Snk Sozaro Telaumbanua, SP